Formulasi Kebijakan Akselerasi Rata-Rata Lama Sekolah (Rls) Di Kabupaten Muara Enim

Authors

  • Purnomo Universitas Pendidikan Indonesia
  • Yulia Fitriani Balitbangda Kabupaten Muara Enim
  • Royda Balitbangda kab. Muara enim
  • Sardin Universitas Pendidikan Indonesia
  • Iip Saripah Universitas Pendidikan Indonesia
  • Pandu Hyangsewu Universitas Pendidikan Indonesia
  • Ade Romi Rosmia Universitas Pendidikan Indonesia

Keywords:

Kebijakan Pendidikan, Akselerasi Pendidikan, Rata-rata Lama Sekolah (RLS)

Abstract

Pendidikan sangat penting untuk mengembangkan sumber daya manusia dan pertumbuhan sosial ekonomi suatu wilayah. Rata-rata Lama Sekolah (RLS) merupakan salah satu cara untuk mengukur pembangunan manusia dilihat dari lamanya penduduk usia 25 tahun menyelesaikan pendidikan. Studi ini berfokus pada Kabupaten Muara Enim, yang memiliki RLS yang lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional dan provinsi, dengan tujuan mengevaluasi kebijakan yang dapat mempercepat peningkatan RLS. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-eksploratori, dengan proses pengumpulan data melalui studi dokumentasi (RLS, kemiskinan, pendidikan, fasilitas sekolah yang berasal dari BPS), wawancara/FGD, dan observasi lapangan terbatas di enam kecamatan yang dijadikan sampel untuk mewakili daerah tersebut. Hasil studi ini menunjukkan bahwa kebijakan berbasis wilayah harus mencakup pengembangan infrastruktur pendidikan, peningkatan pemberdayaan gender, dan revitalisasi pendidikan vokasi dan nonformal untuk mendorong Rata-rata Lama Sekolah (RLS) yang lebih inklusif dan berkelanjutan.  Muara Enim berada di Kuadran II (Kemiskinan Relatif Rendah, RLS Rendah), menunjukkan bahwa masalah utama yang menghambat peningkatan RLS adalah kendala struktural sisi penawaran (supply-side) atau kurangnya sekolah, bukan keterbatasan ekonomi rumah tangga. Kesimpulan penelitian ini menyajikan usulan kerangka kebijakan tiga pilar, yaitu  Pilar Spasial (Membangun Satuan Sekolah Baru/Sekolah Satu Atap dan memastikan daerah tertinggal menerima transportasi gratis), Pilar Gender dan Kapabilitas (advokasi anti pernikahan dini dan beasiswa tindakan afirmatif), dan Pilar Non-Formal (revitalisasi PKBM digital dan integrasi pendidikan kesetaraan dan pelatihan vokasi untuk orang dewasa).

References

Agista, W., & Hendrawati, T. (2025). Transformasi Pendidikan Menuju Efesiensi dan Kesetaraan Melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi Indonesia. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 7(2), 456-482. https://doi.org/10.61227/arji.v7i2.353

Anggraeni, W. (2022). Peran aksesibilitas transportasi dan infrastruktur pendidikan terhadap rata-rata lama sekolah di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 20(1), 45–60. https://doi.org/10.37905/jsep.v2i2.29161

Apergis, N., Polemis, M., & Soursou, S. E. (2022). Energy poverty and education: Fresh evidence from a panel of developing countries. Energy Economics, 106, 105430 https://doi.org/10.1016/j.eneco.2021.105430.

BPS. (2024). Statistik Kesejahteraan Rakyat. Badan Pusat Statistik

Baharin, R., Syah Aji, R. H., Yussof, I., & Mohd Saukani, N. (2020). Impact of human resource investment on labor productivity in Indonesia. Interdisciplinary Journal of Management Studies, 13(1), 139-164. https://doi.org/10.15408/sjie.v11i2.26401

Damayanti, A., & Ni’mah, S. Z. (2023). Contextualization of Early Marriage Hadith: Analysis of Marriage Hadith ‘Aisha with Sociology Approach. International Journal of Research, 1(2), 133-152. https://doi.org/10.55062//ijr.2023.v1i2/372/5

Haidir, A. A., & Setyari, N. P. W. (2023). Indonesia social progress: the role of access to basic education in escaping from poverty trap. Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan, 24(2), 428-457. https://doi.org/10.18196/jesp.v24i2.19810

Hanif, M., & Rijal, S. (2024). Dynamic Socioeconomic Changes and Their Implications on Community Education: A Global Perspective. Jurnal Terobosan Peduli Masyarakat (TIRAKAT), 1(2), 78-88. https://doi.org/10.61100/j.tirakat.v1i2.172

Hufad, A., Purnomo, P., Sulistiono, E., & Najmudin, M. F. (2024). Education Marketplace Pendidikan Masyarakat. Comm-Edu (Community Education Journal), 7(1), 170-182.

Johnson, J. L., Adkins, D., & Chauvin, S. (2020). A review of the quality indicators of rigor in qualitative research. American journal of pharmaceutical education, 84(1), 7120. https://doi.org/10.5688/ajpe7120

Kanval, N., Ihsan, H., Irum, S., & Ambreen, I. (2024). Human capital formation, foreign direct investment inflows, and economic growth: A way forward to achieve sustainable development. Journal of Management Practices, Humanities and Social Sciences, 8(3), 48-61. https://doi.org/10.33152/jmphss-8.3.5

Krishnan, S., & Mohanty, N. (2020). Sustainable development as freedom. In Conservation Landscapes and Human Well-Being (pp. 37-54). Routledge India. https://doi.org/10.4324/9781003083597-2

Mulyana, S. (2020). Faktor-faktor sosial budaya penyebab pernikahan usia dini dan implikasinya terhadap pendidikan perempuan. Jurnal Ilmu Sosial, 15(3), 201–215. https://doi.org/10.24198/focus.v3i2.28415

Priambada, G. A. (2024). Analisis Unemployment Rate, Kemiskinan, Rata-rata Lama Sekolah dan Rasio Gini Terhadap Tingkat Kriminalitas di Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2012-2022 (Doctoral dissertation, Universitas Islam Indonesia). https://doi.org/10.20527/jiep.v7i2.220

Purnomo, P., Nudiati, D., Lutfiansyah, D. Y., Putra, A. H., & Sulistiono, E. (2024). Learning needs software development in determining community learning needs priority at the community learning center (CLC). Journal of Nonformal Education, 10(2). https://doi.org/10.15294/jone.v10i2.1608

Purnomo, P., Wahyudin, U., Hadiapurwa, A., Alawiyah, T., & Pratama, Y. L. (2024). The effectiveness of the blended learning model on artificial intelligence knowledge in digital competency training for non-formal education teachers. Lembaran Ilmu Kependidikan, 53(2), 205-212. https://doi.org/10.15294/lik.v53i2.11999

Raikes, A., Rao, N., Yoshikawa, H., Cohrssen, C., Behrman, J., Cappa, C., ... & UKRI GCRF Harnessing the power of global data to support young children’s learning and development research group. (2023). Global tracking of access and quality in early childhood care and education. International Journal of Child Care and Education Policy, 17(1), 14. https://doi.org/10.1186/s40723-023-00116-5

Sardin., Saripah, I., Purnomo., Hyangsewu, P., Romi, A., (2025). Laporan Kajian Rata-rata Lama Sekolah (RLS). Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Muara Enim.

Ubihatun, R., Aliyya, A. I., Wira, F., Ardhelia, V. I., & Radianto, D. O. (2024). Tantangan dan Prospek Pendidikan Vokasi di Era Digital: Tinjauan Literatur. Abstrak: Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain, 1(3), 01-11. https://doi.org/10.62383/abstrak.v1i3.118

UNESCO. (2020). Global education monitoring report 2020: Inclusion and education. UNESCO Publishing. https://doi.org/10.54676/jjnk6989

Yoshida, Y. H., Rachman, J. B., & Darmawan, W. B. (2022). Upaya Indonesia dalam mengatasi pernikahan anak sebagai implementasi sustainable development goals (SDGs) tujuan 5 (5.3). Aliansi: Jurnal Politik, Keamanan Dan Hubungan Internasional, 1(3), 153-166. https://doi.org/10.24198/aliansi.v1i3.44202

Downloads

Published

2025-12-15

How to Cite

Purnomo, P., Fitriani, Y., Royda, R., Sardin, S., Saripah, I., Hyangsewu, P., & Rosmia, A. R. (2025). Formulasi Kebijakan Akselerasi Rata-Rata Lama Sekolah (Rls) Di Kabupaten Muara Enim. Jurnal Integritas Serasan Sekundang, 7(2), 23–37. Retrieved from https://jiss.muaraenimkab.go.id/jiss/article/view/122

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.